Online Advertising

 Sebelum membahas lebih dalam mengenai Online Advertising atau yang biasa disebut dengan Iklan Online pastinya kita harus tahu apa itu arti iklan dan kegunaannya. Iklan adalah promosi barang, jasa, perusahaan dan ide oleh sponsor. Dapat diartikan pula jenis komunikasi pemasaran yang mengacu kepada seluruh teknik komunikasi yang digunakan pemasar untuk menjangkau konsumennya dan menyampaikan pesannya.

     Jika Membicarakan tentang Periklanan, berarti pula  soal penciptaan pesan dan mengirimkannya kepada orang, dengan harapan orang tersebut akan bereaksi dengan cara tertentu. Sebuah iklan dikatakan efektif apabila target konsumen bereaksi sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pihak pengikan. Beragam media iklan menawarkan jasanya, sebut saja media cetak (koran, majalah, dll), media dengar/radio, media televisi, dan media internet.

    Seiring dengan perkembangan teknologi yang terus berkembang seperti saat ini, banyak perusahaan yang memanfaatkan perkembangan tersebut khususnya dalam hal beriklan. Satu dari banyak strategi periklanan (promosi) yang digunakan saat ini adalah iklan online (online advertising) melalui internet. Dibandingkan dengan bentuk iklan lain seperti penggunaan papan reklame besar serta iklan TV, iklan online dan internet marketing atau advertising ini dianggap sebagai salah satu yang paling terjangkau dan merupakan bentuk iklan yang sukses diera globalisasi seperti saat ini. Hal ini karena harga yang relatif lebih murah dan jauh lebih mudah untuk dicapai (menuju sasaran), dibandingkan dengan mendirikan sebuah billboard atau iklan TV, Jadi apa sebenarnya online advertising atau Iklan Online itu ?

Online advertising adalah metode periklanan dengan menggunakan internet dan World Wide Web dengan tujuan menyampaikan pesan pemasaran (promosi) untuk menarik pelanggan. Meskipun kata itu sendiri menggambarkan hanya satu agenda, iklan online biasanya dibagi menjadi beberapa bagian atau teknik. Menurut para professionasl Internet Advertising, iklan online meliputi beberapa teknik seperti iklan kontekstual pada halaman hasil mesin pencari(search engine), iklan banner (banner ads), Rich Media Ads (periklanan dengan melibatkan media interactiv digital seperti audio dan video streaming), iklan jaringan sosial (social network advertising), iklan online berdasarkan klasifikasi (online classified advertising), jaringan periklanan (advertising networks) dan e-mail marketing, serta bahkan e – mail spam.

Adapula beberapa contoh jenis iklan online yang dapat dilihat sebagai berikut

  • iklan blog

 Image

 

  • iklan website

Image

  • iklan buttons

Image

  • iklan intermercial

Image

 

  • iklan pop up

Image

  • iklan chat

Image

  • iklan media sosial

Image

setiap media periklanan memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri maka dari itu kita sebagai penjual atau pemilik perusahaan harus benar-benar memilih media yang akan di gunakan untuk menyampaikan iklan.